Bubur Padat Rasa Haji Zaenal

Berada di pinggiran Jalan Ir H Juanda (Jalan Dago), tepatnya No 244, nama Bubur Ayam Zaenal tidaklah asing. Rasanya yang lezat membuat makanan ini tercatat sebagai salah satu tempat makan bubur kesohor di Bandung.


Tempat ini tidak mengambil ruang cukup besar. Hanya terdiri dari dua meja memanjang di tengah dan dua lainnya di bagian pinggir. Ragam menu bubur ditawarkan dari mulai bubur ayam spesial, bubur ayam ati ampela, bubur ayam telur, juga bubur ayam biasa. Tersedia dalam satu porsi dan setengah porsi.

Untuk satu porsinya mulai dari yang spesial Rp 15 ribu sampai yang biasa Rp 10 ribu. Harga setengah porsi turun beberapa ribu rupiah.

Bubur ayam ati ampela setengah porsi pun dipilih untuk memenuhi rasa penasaran. Meskipun setengah porsi isinya menggunung memenuhi mangkok. Bubur kental lalu kecap manis, ditaburi bawang goreng, pelengkap standar bubur seperti suwir ayam, cakue, emping yang diremukan juga irisan ati ampela yang jadi favorit.

Saat sendok hendak menyentuh bibir, dari bubur yang mengepul tercium aroma yang tak asing. Tapi masih agak menebak-nebak aroma apa itu. Sepertinya mengingatkan pada bau kelapa. Pasti bubur ini menggunakan santan. Penggunaan santan tentu saja memberikan rasa gurih sehingga tidak perlu campuran bumbu lain sebagai penyedap.

Selain santan, bubur ini pun dicampur dengan telur. Terlihat dari menyebarnya titik-titik kuning di putihnya bubur. Pantas saja rasanya begitu tidak biasa. Semua bahan yang dicampurkan membuat bubur ini padat akan rasa.

Suapan per suapan berlanjut berpadu dengan kriuk-kriuknya emping. Walaupun cuma setengah porsi, buburnya yang padat dengan taburan pelengkap cukup mengenyangkan.

Menurut pelayan tempat ini berdiri di tahun 1969. Nama Zaenal adalah nama pendirinya yang berasal dari Tasik. Tapi untuk pengelolaannya sekarang digantikan oleh anaknya.

Tentunya bukan saja dari usia yang membuat bubur ini begitu ternama. Kelezatannya yang khas menjadi ciri lain. Tempat yang sudah buka dari pukul 07.00-24.00 WIB saat ini terus laris manis, apalagi saat akhir pekan.

Saat saya berkunjung, seorang pengunjung pun terlihat menepikan kendarannya di depan warung BUbur Zaenal. Dia memesan dua porsi bubur untuk dibawa pulang.(ema/ern)

sumber : http://bandung.detik.com/read/2008/08/22/124123/992749/489/bubur-padat-rasa-haji-zaenal

One thought on “Bubur Padat Rasa Haji Zaenal

  1. euhhhh enak bgt kyknya ni bubur om!
    tapi lg bokek berat neh buat wisatakuliner.
    padahal dulu saya pernah ngontrak di bangbayang,deket bgt sm bubur jaenal inih.. ehuehuehueu kebayang2 uy buburnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s